Nak

Nak,
bersabarlah seperti seorang petani padi,
pagi ia tanam benih, sore sudah terhidang siap disantap dihadapanmu

Nak,
bersabarlah seperti seekor burung,
pagi ia terbang searah mata angin berhembus, sore ia gembira becengkrama bersama anak anaknya tersenyum kenyang

Nak,
bersabarlah seperti seekor kupu kupu,
pagi ia menjadi ulat menggelikan, sore ia sudah terbungkus sutra bernilai tinggi, siap memukau dg kemilau indahnya
 


 
Nak,
bersabarlah seperti orang yg sedang berpuasa seumur hidupnya,
pagi ia makan secukupnya, sore ia bermunajat menghadap Robb-nya

Nak,
bersabarlah seperti hari yang kau lalui ini,
pagi bagai muda begitu bersemangat penuh idealitas, sore bagai tua begitu banyak menggoda tanpa daya

Nak,
bersabarlah seperti orang yg sebentar lagi mati,
pagi bagai tiada malam menyelimuti, sore bagai tiada pagi menjemput

Nak,
bersabarlah seperti orang yg hidup,
pagi bagai tiada kata lelah, sore bagai akhir detikmu

Nak,
bersabarlah seperti bunda Ismail,
pagi terik mentari berlari ke sana kemari, sore cukupkan kesyukuran pada Ilahi

Komentar

Postingan Populer